Rahasia Cinta Sang Pengagum Rahasia (Dimuat di Rimanews.com, Rabu 26 Pebruari 2014)


Pernahkah kau mengagumi seseorang dan memutuskan tetap bertahan menjadi pengagum rahasia. Bahkan, sampai kau benar-benar terluka atas rahasia yang kau buat sendiri? Ya, itulah kisah yang dialami Caja Satyasa Hasan atau biasa dipanggil Caja.

Cerita dimulai di Sortedams Sø, di Kopenhagen, saat musim dingin. Saat itu Caja sedang asik memberi makan angsa. Di sana dia menyadari jika ada Albizia, seseorang yang dikaguminya, sedang memotret angsa. Namun, karena hilang fokus, Albizia tercebur ke dalam danau es yang belum sempurna membeku. Diceritakan, Caja

tahu semua hal tentang pemuda itu. Tapi, dia juga mengerti jika pemuda itu tak tahu apa-apa tentang dirinya. Dia pun menolong Albizia dan memberikan jaket miliknya padanya.

Di sana Caja memperkenalkan dirinya untuk pertama kali. Dan takdir berkata lain, Albizia mengalami kecelakaan saat sebuah minibus menabraknya. Dari kecelakaan itu Albizia menjadi lupa banyak hal. Termasuk lupa akan janji yang dibuatnya sendiri, menemui Caja di The Lake Cafe. (halaman 9)

Caja menuliskan kisahnya bersama Albizia dalam sebuah novel. Pertemuan terakhirnya dengan pemuda itu membuatnya sadar. Caja, seseorang pengagum rahasia, yang hanya bisa melihat Albizia dari kejauhan.

Sepulang dari Kopenhagen,Albizia kembali ke rumahnya di Yogyakarta. Dia bekerja sebagai editor di sebuah penerbitan milik papanya. Takdir mulai bermain, dia tak sengaja membaca sebuah naskah berjudul “Menjemput Cinta di Kopenhagen”. Dan dia tak bisa berhenti membaca kisah di dalamnya. Dari situ dia meminta menjadi editor untuk naskah tersebut. (halaman 39)

Caja terkejut ketika kembali ke rumahnya di Yogyakarta. Mamanya mengatakan jika naskahnya sudah dikirim ke Penerbit Selasar. Dan tak lama sebuah telepon diterima oleh Caja, yang tak lain adalah Albizia. Seseorang yang akan menjadi editor naskahnya. “Halo Satyasa, ini dari Penerbit Selasar. Kami sudah baca naskah kamu yang berjudul Menjemput Cinta di Kopenhagen. Dan, berdasarkan hasil rapat redaksi, kami sudah memutuskan kalau naskah itu layak terbit. Segera kirim softcopy-nya ke e-mail redaksi, ya.” (halaman 45)

Mengetahui jika naskahnya akan dieditori oleh Albizia. Caja pun berinisiatif untuk merubah nama pemuda dalam novelnya, yang sebelumnya Albizia menjadi Aldri.

Membaca kisah demi kisah yang ditulis Caja, tanpa disadari Albizia seolah membaca kisah hidupnya sendiri saat di Kopenhagen. Tentang dirinya yang tak sengaja menginjak anak angsa saat ingin memotret induknya di rumah Caja. Dan sebagai permintaan maaf, besoknya dia mengganti anak angsa tersebut, karena anak-anak angsa yang terinjak olehnya mati.

Caja sendiri sudah siap jika sewaktu-waktu Albizia akan tahu tentang cerita yang ditulisnya. Di sana juga dengan terang-terangan Caja menuliskan nama Ni Luh, kekasih Albizia yang sudah meninggal. Ritual yang dilakukan Albizia setiap kali merindukan Ni Luh. Dan Albizia pun benar-benar marah dan merasa tertipu saat mengetahui jika memang naskah itu adalah tentang dirinya.

Meski demikian, Albizia masih bertanya-tanya dengan ending yang ditulis oleh Caja. Apakah ending tersebut memang benar bagian dari kisahnya? Fiksi ataukah nyata. “Semua? Dari awal sampai akhir benar-benar kisah nyata?” tanya Albizia. (halaman 206)

Saya terjebak dalam cerita yang saya mulai sendiri.Begitulah kalimat yang tertulis di cover belakang yang mewakili kisah manis dalam novel “Dance For Two” karya Tyas Effendi ini. Novel setebal 234 halaman ini, memiliki pengemasan cerita yang unik. Novel dalam novel. Penulis seolah ingin menyampaikanbahwa takada yang kebetulan dalam hidup. Termasuk pertemuan antara Caja dan Albizia. Semua sudah menjadi bagian dari rencana penulis kehidupan di dunia ini.

__________________________________

 

Judul               :Dance For Two

Penulis             :Tyas Effendi

Penerbit           :GagasMedia

Tahun Terbit    : Cetakan Pertama,2013

Tebal               :234 halaman

ISBN               :978-979-780-672-9

Peresensi         : Koko Ferdie, Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Ikip Budi Utomo Malang

 

link: http://www.rimanews.com/read/20140226/144713/rahasia-cinta-sang-pengagum-rahasia

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s